Ratusan Pelajar dan Elemen Warga Jatirejo Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda
Jurnalis : Ujeck
![]() |
| Peserta upacara Sumpah Pemuda dari beberapa komunitas. JurnalMojo/Ujeck |
Upacara diikuti dari berbagai elemen masyarakat yakni komunitas terop dokumentasi acara penikahan atau khitan, atlet pencak silat, guru, lsm, wartawan dan ratusan peserta pramuka yang sedang ikut perkemahan di lapangan jatirejo.
Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Drs. Nur Basuki, SH, Mpd, M.H. Dalam amanatnya, Nur Basuki menjelaskan bahwa Hari Sumpah Pemuda di ibaratkan sebagai kristal.
"Kami keluarga pendidikan Jatirejo sumpah pemuda menurut pemahaman kami adalah pertama mengkristalnya mimpi pemuda indonesia untuk bersatu, kedua sudah saatnya kita tidak lagi di pecah belah sudah saatnya gesekan selang seketa kita akhiri dengan momentum hari sumpah pemuda ini," ungkapnya.
![]() |
| Suasana barikan setelah mengikuti upacara Sumpah Pemuda. JurnalMojo/Ujeck |
Ada yang berbeda dengan kegiatan upacara yang dilaksanakan di Jatirejo kali ini. Setelah upacara semua peserta makan bersama atau barikan. Nasi ditata panjang diatas daun pisang dan semua peserta menikmati barikan yang telah di siapkan oleh panitia upacara.
"Kami ingin kembali ke ruh rakyat Indonesia dulu, kalau kita makan semua makan, kalau satu lapar semua merasa lapar, jika satu senang semua senang dan jika saudara kita sedih semua merasa sedih artinya tidak harus sama dan bisa merasakan jika masih ada yang lapar," pungkasnya.
![]() |
| Nur Basuki, Kepala UPT Dinas Pendidikan Kec Jatirejo usai menikmati barikan. JurnalMojo/Ujeck |
Dalam upacara itu tak sedikit peserta upacara yang pingsan terutama adek-adek pramuka karena panas dan teriknya matahari. (pry/jek)





