Custom Search

Selasa, 19 Desember 2017

Jalan Nasional Rusak, Pengendara Wajib Hati-Hati & Waspada

Jurnalis : M. Yusuf
Kondisi jalan yang rusak di jalqn Nasional Surabaya - Ngawi. Foto : M. Yusuf/Jurnalmojocom
JOMBANG (jurnalmojo.com) - Jalan Nasional Surabaya-Ngawi tepatnya mulai Kabupaten Mojokerto hingga masuk Kabupaten Jombang Jawa Timur, kondisi dua arus sangat memprihatinkan. Di beberapa ruas jalan banyak yang rusak berlubang dan bergelombang. Bagi pengendara yang melintas agar waspada dan hati-hati agar tidak sampai mengalami kecelakaan. Apalagi saat ini musim hujan, sehingga jalan yang rusak tidak kelihatan karena tergenang air, terutama pada malam hari.

Dari pantauan jurnalmojo.com, kerusakan jalan terjadi di beberapa titik, yakni di sekitar timbangan Trowulan Mojokerto, sebelum putaran tejo Kecamatan Mojoagung, sebelum dan sesudah Fly Over Peterongan, Jalan Basuki Rahmad Jombang, serta jalan lepas stasiun Jombang hingga simpang tiga Ngrandu. Kondisi lubang jalan dengan diameter bervariasi tersebut, dapat menyebabkan pengendara terjerembab hingga ban sobek, meletus atau bocor.

Syamsudin, salah satu warga diseputar putaran tejo Kecamatan Mojoagung mengatakan, kondisi jalan berlubang diperparah dengan minimya penerangan membuat pengendara sering terjerembab di lokasi tersebut.

“Dalam satu hari tak kurang dari lima hingga sepuluh pengendara yang terjerembab, dan kebanyakan kendaraan dari luar kota yang melintas dan tidak hafal medan,” kata Syamsudin, Selasa (19/12/2017).

Ia menambahkan, yang terperosok jalan berlubang kebanyakan roda dua, dikarenakan diameter lubang ada yang memanjang. Dan ketika terperosok maka laju kendaraan sulit dikendalikan sehingga terjatuh.

“Bila malam hari kodisi penerangan yang kurang serta genangan air akibat curah hujan yang tinggi sehingga menutup pemukaan lubang dengan air, pengendara yang tidak hafal dengan kondisi medan akan sangat membahayakan, apalagi arus lalulintas di kawasan ini padat,” pungkasnya. (yus/jek)