Custom Search

Sabtu, 06 Januari 2018

Sempat Diduga Dibunuh, Misteri Meninggalnya PNS BPN Kota Mojokerto Terkuak

Jurnalis : Wisnu Joedha
Jenazah korban sebelum dievakuasi. Foto : Wisnu Joedha/jurnalMojo.com
MOJOKERTO (jurnalmojo.com) - Misteri meninggalnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Mojokerto, Ngadani (45), warga Dusun Kalimati, Desa Mojodadi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur kemarin akhirnya terkuak.

Sempat dikabarkan diduga menjadi korban pembunuhan, Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Suharyono, SH dikonfirmasi usai salat jumat, terkait penyebab tewasnya korban mengatakan, bahwa dari hasil penyelidikan yang dilakukan korban tewas karena mengalami kejadian Laka Lantas tunggal.

Indikasinya harta milik korban tidak ada yang hilang. Luka ditubuh korban tidak ada terdapat luka pukulan benda tumpul dan hanya luka goresan dibagian dahi, sekitar wajah maupun sebagian tubuhnya akibat terjatuh dari motornya.

"Sebelum ditemukan tewas di area pematang sawah, korban sempat diduga pesta miras karena udara yang keluar dari mulutnya tercium bau alkohol," terang.AKP Suharyono, Jumat (05/01/2018).

Sepeda motor milik korban ditemukan disekitar TKP. Foto : Wisnu Joedha/jurnalMojo
Korban ditemukan oleh warga di area pematang sawah Desa Banjarsari, Kecamatan Jetis dalam kondisi miring sudah tak bernyawa dan terdapat luka serius dibagian wajahnya sekitar pukul 03.00 WIB.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Edwin Nathanael dikonfirmasi terkait perkembangan kasus diatas mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil otopsi petugas forensik dokter Polda Jatim. Kalau itu korban Laka Lantas masak antara jatuhnya motor dan helm yang dikenakan oleh korban jaraknya sangat berjauhan, dan motornya tidak rusak parah.

"Kita lihat nanti aja hasilnya bagaimana. Guna penyelidikan, kita amankan motor Honda Win plat nomor warna merah L-2255-GP yang dikendarai korban sebagai barang bukti," pungkasnya. (joe/yus)