Murid SMK Negeri 1 Kota Mojokerto Dibekali Empat Konsensus Dasar Berbangsa Dan Bernegara
Jurnalis : M. Yusuf
![]() |
| Tim Si-Mokos Koramil Magersari saat menyampaikan materi kepada siswa-siswi. (Pendim for jurnalMojo.com) |
Kegiatan diikuti sekitar 84 orang siswa-siswi serta dihadiri Kepala Sekolah yang diwakili Guru Olahraga Bambang, S.Pd dan perwakilan guru/wali kelas 11.A dan 11.B, di halaman SMKN 1 Kota Mojokerto, Kamis (18/01/2018).
Sebelum menginjak materi matematika bela negara, Tim Koramil 0815/19 Magersari, dalam hal ini Babinsa Koramil Magersari, Serma Sofiul menjelaskan tentang Simokos yang merupakan kepanjangan dari Sarana Interaksi Motor Komunikasi Sosial.
Simokos ini berupa kendaraan roda tiga yang dimodifikasi dan didalamnya terdapat satu unit televisi, satu unit genset, satu set speaker aktif, buku bacaan dan majalah tentang TNI.
Setelah itu dilanjutkan dengan materi pengenalan permainan matematika bela negara.
"Permainan matematika bela negara ini untuk melatih kecerdasan otak, karena di dalam permainan tersebut dibutuhkan strategi untuk mencapai kemenangan," terang Serma Sofiul.
Di sela-sela permainan tersebut, para siswa-siswi juga dibekali materi tentang empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.
Nuansa berbeda dirasakan para siswa ketika berlangsungnya komunikasi interaktif. Ka Tim Simokos dari Koramil Magersari memberikan hadiah berupa buku tulis masing-masing satu pak bagi siswa-siswi yang mampu menjawab dengan tepat dan benar pertanyaan yang yang diajukan pemateri.
“Ini wujud kepedulian kami dan sebagai bentuk penghargaan kepada siswa-siswi yang mampu menjawab dengan tepat dan benar pertanyaan ini, jangan dilihat dari nilainya”, ucap Serma Sofiul, saat menyerahkan hadiah berupa buku.
Pihak sekolah yang diwakili guru olah raga, Bambang, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Koramil Magersari yang telah meluangkan waktu untuk membekali para siswa.
"Sangat disayangkan sosialiasi ini waktunya terbatas. Saya berharap kegiatan seperti ini rutin dilakukan secara periodik guna menanamkan dan menguatkan rasa cinta tanah air, semangat bela negara dan kedisiplinan bagi siswa-siswi," pungkasnya. (dim/yus)



